Friday, August 2, 2013

Coretan hati 24 Ramadhan: Turuti Allah swt atau HambaNYA

Ramadhan semakin menghampiri garis akhir. Mencari keberkatan Ramadhan.. Alhamdulillah atas doa yang sering dimakbulkan olehNYA... Hati semakin tenang, jiwa kian tenteram... Ada hikmah disebalik yang diaturkan olehNYA... Oleh itu sandarkan kepadaNYA... Kerna DIA yang mengizinkan segalanya dan memperkenankan doa2 orang-orang yang dikehendakinya...

Bersangka baiklah dengan tiap-tiap yang berlaku... Lihatlah dengan mata hati setiap apa yang terjadi... Nescaya kan temui rasa manisnya akan tiap kejadian yang diciptakanNYA...

Menuruti kata hati yang dikawal nafsu boleh membawa kepada hati yang keras dan jiwa yang sering rasa bersalah... Namun andai menuruti hati yang penuh kewarasan dan bersandarkan kepadaNYA akan merasa ketenangan dalam tiap-tiap perbuatan dan tingkah laku kita.

Kadang kita merasa kita cukup hebat.. Kadang kita merasa kita dipihak yang sentiasa benar... Tapi kita lupa cermin yang kita lihat akan wajah kita adalah dari sudut kita sendiri... Tapi bila kita lihat di cermin dari sudut orang lain... Pasti kita sedar...

"Ya Allah, betapa lemahnya diri hambaMU ini... Ya Allah, betapa tidaklah sesempurna mana akan diriku ini... Ya Allah, betapa egonya akan diriku ini... Ya Allah, betapa lalainya diriku ini......"

Pasti kita kan temui kelemahan diri kita.
Pasti kita temui salah dan silap kita.
Pasti kita kan lihat hikmah yang selama ini terbentang didepan mata kita, tapi kita tak nampak.

Benar... Kita hambaNYA yang lemah lagi tiada daya... Oleh itu selalulah kita bermohon padaNYA agar sentiasa memberikan petunjuk kepada kita.

Kita kadang kala lebih takutkan hambaNya berbanding khaliqnya. Kita lebih takut menghadapi manusia dari takutkan penciptanya. Kadang kita lebih suka menurut kehendak manusia daripada kehendak penciptanya.

Mungkin benar... Seorang teman pernah berkata " Dosa dan pahala itu tak nampak. Syurga dan neraka juga tak nampak. Orang lebih takutkan manusia dari Allah, walaupun tahu dosa pahala. Lebih suka.turutkan kata manusia daripada hukum.Allah"

Apapun berbaliklah kita kepadaNYA. Kita boleh kata apa sahaja. Lumrah manusia... Bila bicara tentang kebaikan... Jawabnya Oh.. Nak tunjuk baik
Bila bicara tentang agama & ketuhanan.... Jawabnya..Oh.. Macamlah dia tu alim sangat
Bila bicara tentang dosa pahala... Jawabnya.. Oh.. Macamlah dia tu suci sangat tiada buat dosa.

Itu semua dugaan... Yang penting adalah keranaNYA... Kerana tiap kebaikan dan keburukan, ganjaran dan balasannya adalah daripada Allah swt... Bukan dari hambaNYA. Walau sebesar zarah sekalipun tetap ada balasan dan ganjaran. Tidak terkecuali.

Waulahualam...

Hanyalah sekadar bingkisan dan coretan buat yang ingin membaca. Sekadar menulis mengingati diri dan berkongsi. Yang baik itu dari Allah swt, yang kurang itu dari khilaf diri sendiri yang masih lagi belajar mencari jalan yang diredhaNYA.

Ps: Ramadhan yang dirindui... Semoga Allah swt memperkenankan doa-doa hambaNYA yang sentiasa mengharap belas dariNYA..


No comments:

Lisan Lidah dan Lisan berjari

Assalamualaikum wbt salam jumaat penuh barakah.. kita diminta menjaga lisan kita... bahya lidah nie ibarat pedang yang tajam.. walau ha...